SITARO – Dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kepulauan Siau, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara bersama Kejaksaan Negeri Kepulauan Sitaro, bersinergi dengan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Utara dan IAD Daerah Kejari Sitaro, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para siswa yang terdampak bencana, Kamis, (15/01/2026) hari ini, bertempat di Pos Logistik Tanggap Darurat Bencana Gedung Perpustakaan Daerah Kabipaten Kepulauan Sitaro.
Bantuan yang diberikan berupa tas ransel sekolah lengkap dengan perlengkapan belajar, serta sejumlah kebutuhan sehari-hari yang sangat dibutuhkan anak-anak dalam melanjutkan pendidikan mereka di tengah kondisi pascabencana yang penuh keterbatasan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian jajaran Adhyaksa terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda di Kepulauan Sitaro, agar musibah yang terjadi tidak menghambat semangat belajar anak-anak untuk terus berprestasi.
Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sitaro, Anang Suhartono, SH, MH, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral institusi terhadap masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Anak-anak adalah masa depan daerah ini. Melalui bantuan ini, kami berharap mereka tetap bisa bersekolah, tetap bermimpi, dan tidak kehilangan semangat meskipun sedang diuji oleh bencana,” ujar Anang Suhartono.
Ia menegaskan, kepedulian terhadap anak-anak korban bencana merupakan investasi jangka panjang bagi daerah, sekaligus penguatan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, SKM, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Kejaksaan Negeri Kepulauan Sitaro, serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kepulauan Sitaro, saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Kejati Sulut, Kejari Sitaro, serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini yang telah membantu anak-anak kami yang terdampak banjir bandang,” ujar Bupati Chyntia.
Menurut Bupati, bantuan perlengkapan sekolah tersebut sangat berarti, tidak hanya untuk meringankan beban orang tua, tetapi juga sebagai penyemangat bagi anak-anak agar tetap melanjutkan pendidikan di tengah situasi sulit.
“Bantuan ini menjadi suntikan semangat bagi anak-anak agar tetap belajar, tetap kuat, dan terus menatap masa depan dengan penuh harapan. Kami percaya, dengan kebersamaan dan kepedulian semua pihak, masyarakat Sitaro akan mampu bangkit dan pulih lebih cepat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa terdampak bencana di Pulau Siau dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan semangat baru, sementara proses pemulihan pascabencana terus berjalan berkat dukungan dan sinergi berbagai pihak.

















