SITARO — Pemerintah Desa (Kampung) Kiawang, Kecamatan Siau Barat Utara, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait Kewenangan Kampung dan Inventarisasi Aset pada Jumat, 14 November 2025, pukul 10.00 WITA. Agenda ini resmi dibuka oleh Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Kecamatan Siau Barat Utara, Ibu Megita Tore, SE, yang sekaligus membawa sambutan mewakili pemerintah kecamatan.
Musdes tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kiawang, perangkat kampung, dan para anggota Masyarakat Tani Kampung (MTK). Forum berjalan dengan suasana terbuka dan penuh partisipasi, membahas penyempurnaan kewenangan kampung serta penataan inventaris aset agar lebih tertib dan terdata.
Dalam sambutannya, Megita Tore, SE menegaskan bahwa penataan kewenangan dan inventarisasi aset kampung merupakan langkah strategis dalam memperkuat pembangunan desa.
Ia mengatakan, “Musdes seperti ini sangat penting agar kampung memiliki kejelasan kewenangan dan aset yang benar-benar terdata. Dengan data yang akurat dan pengaturan yang jelas, pembangunan bisa berjalan lebih terarah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Harapan kami, Kampung Kiawang dapat menjadi contoh dalam penataan administrasi desa yang baik.”
Kepala Desa (Kapitalau) Kiawang, Lolyta Linda Humapi, juga memberikan penekanan bahwa penetapan peraturan kampung adalah fondasi pengelolaan desa yang tertib dan berkelanjutan.
Ia menyampaikan, “Kami pemerintah kampung menyambut baik hasil Musdes ini. Penetapan peraturan kampung bukan hanya formalitas, tetapi komitmen bersama untuk menata kewenangan dan aset secara benar. Ini penting bagi keberlangsungan program desa dan untuk memastikan setiap aset dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat.”

Setelah melalui pembahasan, Musdes menghasilkan kesepakatan final berupa Penetapan Peraturan Kampung Kiawang, yang akan menjadi payung hukum dalam pengelolaan kewenangan dan inventaris aset kampung ke depan.
Langkah ini diharapkan memperkuat administrasi pemerintahan desa, meningkatkan efektivitas pembangunan, serta mendorong Kampung Kiawang menjadi kampung yang lebih tertib, transparan, dan maju.

















