SITARO — Pemerintah Kampung Batu Bulan, Kecamatan Siau Barat Utara, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur dan keselamatan warga. Melalui program pembangunan fisik tahun 2025, pemerintah kampung mulai melaksanakan pekerjaan Talud Penahan Tanah di wilayah Lindongan 1 dengan ukuran 12 meter x 2 meter.
Pembangunan talud ini bersumber dari Dana Desa perubahan anggaran tahun 2025 dengan total pagu anggaran Rp 20.895.000. Talud tersebut dibangun untuk memperkuat struktur tanah di kawasan rawan longsor sekaligus meningkatkan keamanan akses masyarakat yang melintas di wilayah tersebut.
Dalam proses pengerjaan, Pemerintah Kampung Batu Bulan memilih untuk memberdayakan pekerja lokal yang berasal langsung dari Lindongan 1. Langkah ini diambil agar masyarakat ikut merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan pembangunan yang berlangsung di kampung mereka.

Kapitalau Kampung Batu Bulan, Naftali Bagania, mengatakan bahwa pembangunan talud ini merupakan prioritas pemerintah kampung demi keselamatan dan kenyamanan warga.
“Wilayah tersebut membutuhkan penguatan struktur tanah, terutama saat musim hujan. Karena itu, pembangunan talud ini sangat penting. Kami juga melibatkan pekerja lokal agar perputaran ekonomi kembali ke masyarakat. Semoga pembangunan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Batu Bulan,” ujar Bagania.
Warga setempat menyambut baik pembangunan talud ini, mengingat lokasi tersebut memang kerap menjadi titik rawan ketika curah hujan tinggi. Selain memperkuat lingkungan fisik, program ini juga membantu membuka peluang kerja sementara bagi warga di Lindongan 1.
Dengan dimulainya pembangunan talud penahan tanah ini, Pemerintah Kampung Batu Bulan berharap risiko bencana dapat diminimalisir, sekaligus menciptakan infrastruktur yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.

















