SITARO — Pemerintah Kampung Pehe berkomitmen kuat dalam upaya pencegahan stunting di wilayahnya.
Melalui dukungan Kapitalau bersama perangkat kampung dan para kader kesehatan, penyaluran bantuan susu bagi anak balita, ibu hamil, dan ibu menyusui resmi dilaksanakan sebagai bagian dari program prioritas kesehatan tahun 2025.

Program bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kampung terhadap tumbuh kembang anak serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan ibu menyusui.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus melalui Dana Desa Tahun 2025, dan penyaluran dilakukan dua kali dalam tahun anggaran berjalan.
Dalam kegiatan kali ini, total 25 anak balita, 2 ibu hamil, dan 1 ibu menyusui menerima bantuan. Masing-masing penerima memperoleh 6 dos susu, yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan gizi harian sesuai anjuran kader kesehatan kampung.
Kapitalau Kampung Pehe A.Pangulimang, menyampaikan bahwa program ini menjadi perhatian serius karena stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda kampung.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Pehe tumbuh sehat dan ibu-ibu mendapat dukungan gizi yang cukup. Ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah kampung, kader, dan seluruh masyarakat,” ujarnya kepada wartawan Rabu, (26/11/2025).
Para kader kesehatan yang terlibat dalam pendistribusian juga mengingatkan para orang tua agar memanfaatkan bantuan ini secara benar sesuai petunjuk penggunaan, sekaligus tetap mengikuti posyandu secara rutin.
“Dengan adanya program ini, diharapkan angka risiko stunting di Kampung Pehe terus menurun dan kualitas kesehatan masyarakat meningkat,” kuncinya.
Pemerintah kampung juga menegaskan akan terus memprioritaskan sektor kesehatan sebagai bagian dari program visi misi Bupati dan Wakil Bupati “Sitaro Masadada”.
















