SITARO — Pemerintah Kampung Peling, Kecamatan Siau Barat, menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya yang tertimpa musibah. Sebanyak 30 lembar seng diserahkan kepada keluarga Olongsongke–Parede yang rumahnya rusak akibat tertimpa pohon kelapa tumbang di Lindongan 1 beberapa waktu lalu.
Peristiwa tersebut terjadi saat cuaca buruk melanda wilayah Peling, ditandai dengan angin kencang dan intensitas hujan yang sangat tinggi. Kondisi ekstrem itu menyebabkan sejumlah pohon tumbang, termasuk pohon kelapa yang menimpa rumah keluarga Olongsongke–Parede hingga mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding.
Bantuan seng dari pemerintah kampung ini diberikan sebagai bentuk respon cepat sekaligus bukti perhatian terhadap penanganan bencana alam di wilayah Peling. Pemerintah kampung berharap bantuan tersebut dapat membantu keluarga terdampak memperbaiki rumah mereka agar kembali layak untuk ditempati.
Kapitalau Kampung Peling, Delvy Kahiking, menegaskan bahwa pemerintah kampung akan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“Musibah bisa terjadi kapan saja, dan menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan secepat mungkin. Bantuan seng ini diharapkan bisa meringankan beban keluarga Olongsongke–Parede dalam memperbaiki rumah mereka. Pemerintah kampung akan terus berupaya maksimal dalam penanganan bencana di Peling,” ujar Kahiking.
Warga pun mengapresiasi langkah cepat pemerintah kampung dalam memberikan bantuan material tersebut. Kehadiran pemerintah dianggap sebagai bukti nyata bahwa masyarakat tidak dibiarkan menghadapi bencana sendirian.
Dengan bantuan ini, diharapkan proses pemulihan rumah korban dapat segera dilakukan sehingga keluarga dapat kembali tinggal dengan aman dan nyaman. Pemerintah Kampung Peling juga mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

















